Perpustakaan FUA UIN Datokarama Palu

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Adat Pesta Nelayan pada Suku Mandar di Desa Ogotua Kec. Dampal Utara Kab. Toli-toli Ditinjau dari Perspektif Islam
Penanda Bagikan

Text

Adat Pesta Nelayan pada Suku Mandar di Desa Ogotua Kec. Dampal Utara Kab. Toli-toli Ditinjau dari Perspektif Islam

Marti Moh. Nur - Nama Orang; Rusdin - Nama Orang; Nurhayati - Nama Orang;

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Alasan masyarakat mandar di desa Ogotua Kec. Dampal Utara Kab. Toli-Toli melakukan Adat Pesta Nelayan, karena suku mandar sangat menghormati dan menghargai kebiasaan yang telah diturunkan nenek moyangnya hingga dilestarikan sampai saat ini. 2) Proses pelaksanaan adat pesta nelayan dimulai dengan rapat tokoh adat dan para nelayan untuk membahas proses mulai penentuan hari pelaksaaan, pelaksanaan sampai akhir pelaksanaan, selanjutnya para nelayan akan menghiasi masing-masing kapalnya dengan berbagai pernak-pernik, kemudian satu hari sebelum atau pagi hari di hari pelaksaan akan diadakan penyembelihan kambing oleh salah satu tokoh agama (imam masjid) di Tanjong (Tanjung) TPI Ogotua yang dilanjutkan mengambil sebagian darah hewan lalu dicampur dengan tepung sagu, kemudian kambing yang disembelih tadi dimasak dengan berbagai makanan diantaranya sokkol, buras, atupe (ketupat), tallo (tehir), dan sajian lainnya yang disatukan dalam satu kappar (nampan besar). Setelah itu sajian yang telah dimasak dan darah kambing hasil sembelihan tadi yang telah dicampur dengan tepung sagu akan dikumpulkan di Boyyang Kayyang (Rumah Besar) untuk dibaca (didoakan) dengan doa-doa barzanji, kemudian dilanjutkan dengan proses Maccera' Kappal yaitu tokoh adat mengoleskan darah dan campuran tepung sagu pada satu kapal di beberapa bagian, lalu diikuti oleh para nelayan mengoleskan ke kapal asing- masing, kemudian diakhiri dengan makan bersama semua pihak yang hadir pada acara pesta nelayan tersebut. 3) Perspektif Islam tentang adat pesta nelayan di Desa Ogotua Kec. Dampal Utara Kab. Toli-Toli ini tidak bertentangan atau diperbolehkan dalam syari'at Islam terutama dari segi aqidah, sebab pelaksanannya berbentuk tasyakuran


Ketersediaan
#
Lt. 2 Perpustakaan FUAD (Skripsi) AFI 2020 MAR a
SKR240101
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
AFI 2020 MAR a
Penerbit
Palu : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah., 2020
Deskripsi Fisik
xii, 68 Halaman ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
394
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Penuli, Marti Moh Nur; Pembimbing 1, Rusdin; Pembimbing 2, Nurhayati
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FUA UIN Datokarama Palu
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?