Text
Konsep Integrasi Islam dan Ilmu dalam Perspektif Kuntoyijoyo dan Relevansinya di Era Modernisasi
Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan menggunakan pendekatan filosofis dan sosiologis. Data yang diperoleh dari beberapa literatur, duadur dengan teknik pengutipan langsung, tidak langsung dan ikhtisar kemudian diolah dan dianlisis dengan metode analisa filsafat yaitu deduktif, induktif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan balıwa Terdapat permasalahan antara Islam dan Ilmu yang tidak bisa berjalan beiringan karna pemisah yang disebut dengan sekularisme, budaya sekularisme inilah yang mencoba memisahkan antara Islam dan Ilmu sehingga ilmu hanya berjalan sendiri tanpa adanya agama (Islam). Kuntowijoyo menawarkan suatu penyikapan yang baru dalam melihat hubungan antara agama (Islam) dan ilmu yaitu dengan Pengilmuan Islam. Konsep integrasi antara Islam dan Ilmu yang di maksud Kuntowijoyo adalah gerakan intelektual Islam yang bergerak dari teks al-Qur'an menuju konteks sosial dan ekologis manusia. Pengilmuan Islam mengakui ilmu pengetahuan yang bersifat objektif, Konsep pengilmuan Islam ini mempunyai dua metodologi yaitu dengan integralisasi dan Objektifikasi konsep ini mempunyai misi atau tujuan yaitu mengakrabkan antara Islam dan ilmu selain agar tidak terkontaminasi oleh budaya sekularisme. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi islam dan ilmu Kuntowijoyo ini merupakan diskursus keilmuan yang menarik untuk dikembangkan khususnya olch umat Islam pada umumnya, serta kalangan akademis pada khususnya dan memberikan kontribusi berharga dalam upaya pembangunan ilmu yang integralistik, yang dapat membangun kembali supremasi ilmu di dunia muslun dan dapat menjadi alternatif pemecahan problema kemanusiaan manusia modern.
Tidak tersedia versi lain