Text
Analisis Pemikiran Karl Marx Tentang Agama Adalah Candu
Penelitian ini menyimpulkan beberapa hal, antara lain, Munculnya
parafrasa "Agama adalah Candu" yang dikemukakan oleh Karl Marx dalam
kritikannya kepada Hegel, karena Marx mempersalahkan Hegel yang
mengajarkan ide-ide abstrak seperti kebebasan, akal, kebaikan, dan objektivitas. Baik ajaran Hegel maupun teologi Kristen sama-sama telah mengalienasi kesadaran manusia, karena menundukkan manusia di bawah entitas suci yang diciptakannya. Manusia menciptakan agama, tetapi agama tidak pernah membuat kehidupan manusia menjadi lebih manusiawi. Ucapan Karl Marx tentang "Agama adalah Candu" dipandang oleh
seorang teolog muslim bernama Asghar Ali Engineer, menurutnya Agama harus dilihat dalam konteks sosiologinya dan juga filosofisnya. Agama dapat menjadi candu atau menjadi kekuatan revolusioner tergantung pada; Pertama, kondisi sosial-politik yang nyata, dan yang kedua, tergantung pada siapa yang akan bersekutu dengan agama, apakah kaum revolusioner atau status quo.
Tidak tersedia versi lain